Setahun PCC, Bupati Pamekasan Bertekad Kuat Tingkatkan Layanan Kesehatan

  • Whatsapp

KABAR PAMEKASAN | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan merayakan satu tahun keberadaan Program Pamekasan Call Care (PCC). Yakni, dengan memotong tumpeng bersama dengan seluruh crew PCC di Peringgitan Dalam Pendopo Ronggo Sukowati, Kamis (20/5/2021).

Di momentum setahun keberadaan PCC di Bumi Gerbang Salam, Bupati Pamekasan Baddrut Tamam mengatakan, di perayaan tersebut menjadi momentum untuk melakukan evaluasi bersama untuk semakin baik.

Bacaan Lainnya

Karena tambahnya, program PCC itu merupakan suatu program yang memang dikhususkan oleh Pemkab Pamekasan dalam mempermudah seluruh masyarakat. Itu dalam meminta pelayanan ketika masyarakat sedang membutuhkan kendaraan berobat ke rumah sakit.

“Melalui PCC ini, masyarakat bisa langsung menghubungi nomor yang telah kami cantumkan dalam striker yang telah kami letakkan di setiap rumah warga. Jadi, masyarakat bisa langsung menghubungi operator yang telah kami khususkan, baik masyarakat ini membutuhkan pertolongan atau hanya sekedar konsultasi mengenai kesehatan,” terang Baddrut Tamam.

Pria yang akrab disapa Mas Tamam ini mengatakan, setiap harinya masyarakat yang telah menghubungi PCC tidak kurang dari 10 orang. Sehingga, ungkapnya, keberadaan program PCC di Pamekasan sangat membantu seluruh masyarakat dalam memberikan pelayanan. Itu sebagai wujud program prioritas Bupati Pamekasan di bidang kesehatan.

“Masyarakat ini telepon pada operator PCC. Baik mereka hanya sekedar konsultasi, atau meminta difasilitasi untuk diantarkan ke pusat pelayanan kesehatan atau sebaliknya, yaitu minta dijemput dari rumah sakit,” tambahnya.

Politikus partai PKB ini mengatakan, satu tahun keberadaan PCC sangat dirasakan betul manfaatnya oleh masyarakat. Program PCC murni persembahan Pemerintah Pamekasan untuk seluruh masyarakat.

Mantan Anggota DPRD Jatim itu mengatakan, dirinya saat ini juga sedang mengkaji untuk juga memberikan Mobil Sigap kepada 11 kelurahan yang ada di Kabupaten Pamekasan.

“Mohon maaf untuk seluruh lurah. Mudah-mudahan di awal tahun 22 ini anggaran kita cukup. Sehingga, setiap kelurahan ini nantinya bisa difasilitasi Mobil Sigap juga,” pungkasnya.

Sementara itu, Koordinator PCC Amin Chamdani mengatakan, pertama kali PCC beroperasi pada 20 Mei 2020. Dari awal beroperasi, PCC sendiri mendapat 15 Mobil Sigap. Setelah itu, ditambah menjadi 178 mobil sesuai dengan jumlah desa yang ada di Pamekasan.

Dari pertama kali beroperasi hingga saat ini, tambahnya, PCC telah melayani 7.965 mobil sigap dan telah melayani 479 telepon masuk selama satu tahun.

“Saat ini kami juga sudah bekerja sama dengan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI). Jika nanti ada jenazah dari luar negeri asal Pamekasan, kepala desa tempat PMI ini hanya cukup menyiapkan dokumen yang dibutuhkan. Karena, biaya kargo dan ambulans sudah ditanggung oleh BP2MI,” imbuhnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *