Pencairan BST Diperpanjang, 1.606 Orang Belum Terima Haknya

  • Whatsapp
Dinas Sosial (Dinsos) Pamekasan memastikan perpanjangan Bantuan Langsung Tunai (BST) selama 2 bulan. (Foto: Khoyrul Umam Syarif)

KABAR PAMEKASAN | Dinas Sosial (Dinsos) Pamekasan memastikan perpanjangan Bantuan Sosial Tunai (BST) yang merupakan program Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) selama 2 bulan. Program tersebut dinilai berdampak pada pemulihan ekonomi masyarakat di tengah wabah Covid-19.

Sementara itu, 1.602 orang yang terdaftar sebagai penerima BST, belum menerima haknya. Sebab data penyalurannya belum terpindahkan dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) kepada Pos Indonesia.

Bacaan Lainnya

Menurut Kepala Dinsos Pamekasan Moh. Tarsun, perpanjangan BST ada penambahan 2 bulan, yakni dari Mei hingga Juni, dengan perkiraan bantuan sebesar Rp300 ribu per bulan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19. Namun, ia mengaku, surat keputusan secara teknis belum diterimanya.

“Kami masih belum terima surat resmi, sementara yang tersalurkan untuk Pamekasan masih ada 4 kali, yakni pada bulan Januari, Februari, Maret, dan April,” paparnya, Minggu (22/5/2021).

Ia juga menganggap untuk perpanjangan BST dari Kemensos RI dibutuhkan untuk memulihkan ekonomi masyarakat.

“Kalau kami tetap ingin ditambah, agar mereka itu bisa tertolong dengan kondisi seperti ini, mudah-mudahan, penambahan tersebut terealisasi. Kami akan ikut mengawasi, sebab pembayarannya melalui pos,” ulasnya.

Adapun jumlah penerima BST di Pamekasan sebanyak 15.758 orang. Tetapi, 1.606 penerima yang rencana penyalurannya tahun 2021 melalui Himbara tidak terlaksana. Sebab datanya masih dipindah agar bisa disalurkan melalui Pos Indonesia..

“Untuk perpindahan datanya masih belum, kami masih terus berkoordinasi untuk bisa segera bisa dicairkan,” pungkasnya. (rul/maf)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *