Dr. Jam’an: Alhamdulillah Saya Divaksin dan Tanpa Efek Samping

  • Whatsapp

KABAR PAMEKASAN | Tokoh Madura Dr. Jam’an menjalani vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Kadur, Selasa (26/5/221). Dirinya bersyukur karena merasa tetap sehat usai lengannya disuntik.

“Rasanya tak begitu sakit. Efek biasa. Nyaris seperti digigit semut,” ujar Kepala Sekolah SMA Islam Miftahul Ulum, Kertagena Tengah, Kadur, Pamekasan.

Bacaan Lainnya

Alumnus Pondok Pesantren Annuqayah, Guluk-Guluk, Sumenep itu mengaku tidak ada efek samping usai divaksin. Tidak seperti informasi hoaks yang berseleweran di media sosial (medsos).

Dosen IAI Al-Khairat, Palengaan, Pamekasan mengajak masyarakat untuk menjalani vaksin. Vaksin pertama dan kedua harus tuntas.

“Karena vaksin kedua itu bagian dari tahap lanjutan yang mesti dijalani. Tidak perlu takut. Vaksin ini bagian dari ikhtiar kesehatan. Setelah itu kita berdoa,” tegasnya.

Meskipun divaksin, dirinya bertekat untuk tetap menjaga protokol kesehatan. Sebab, kekebalan kelompok belum terbentuk di negeri ini, kantaran target persentase untuk menggapainya belum terwujud.

“Saya mengajak kepada seluruh elemen masyarakat, utamanya para guru, untuk menjakani vaksinasi. Vaksin ini sehat dan halal karena sudah terverifikasi MUI,” tukasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *