FPKB: Meributkan Eksplorasi Gas Tergolong Tindakan Terlalu Dini

  • Whatsapp
Zainal Arifin, Anggota DPRD Pamekasan

KABAR PAMEKASAN | Audiensi yang dilakukan Forum Pemerhati Migas Pamekasan (FPMP) kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan beberapa waktu lalu ditanggapi oleh Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan.

Anggota Fraksi PKB DPRD Pamekasan Moh. Zainal Arifin menilai, ketentuan besaran dana bagi hasil (DBH) migas sudah diatur undang-undang dan peraturan derivasi lainnya. Sehingga, menurutnya ketentuan tersebut telah benar secara yuridis dan logis.

Bacaan Lainnya

Selain itu, pengajuan revisi undang-undang (UU) menurutnya sah-sah saja. Baik UU tentang DBH maupun UU tentang Otonomi Khusus (Otsus) untuk Madura. Namun,  pihaknya menekankan agar semua itu dilakukan dengan alasan yang kuat.

“Dan itu harus sesuai dengan aturan serta prosedur penyusunan revisi peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegasnya.

Tidak hanya itu, pihaknya menilai, meributkan dana bagi hasil saat kegiatan eksplorasi gas masih berlangsung di Lapangan Paus Biru merupakan tindakan yang terlalu dini. Baginya yang lebih penting yaitu mengkaji hal-hal yang bisa dilakukan pemkab untuk melanjutkan eksplorasinya jika layak.

“Masih banyak yang lebih penting untuk kita kaji kaitannya dengan kelanjutan kegiatan eksplorasi ini,” ujarnya.

Menurutnya, pemkab perlu segera berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) serta stakeholder terkait, termasuk pihak Medco Energy untuk membangun infrastruktur pendukung guna menunjang kelancaran operasi pengeboran.

Selain itu, perlu dipersiapkan piranti teknis atau piranti sosial ekonomi agar saat sumber gas tersebut dieksploitasi dapat berdampak positif terhadap warga Pamekasan. “Untuk hal-hal yang berkaitan dengan koordinasi dan lain-lain, saya rasa Pak Bupati sudah melakukan langkah-langkah sesuai dengan porsi kewenangan pemkab,” pungkas Zainal. (ali/maf/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *