Ketua DPRD: Hasil Tes Swab Tanpa Rekayasa

  • Whatsapp
Sejumlah anggota DPRD Pamekasan dilakukan tes swab sebelum mengikuti rapat paripurna. (Foto: Ali Wafa)

KABAR PAMEKASAN | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan rutin melakukan tes swab antigen kepada seluruh anggota dewan setiap akan melaksanakan kegiatan kedinasan, termasuk saat hendak melaskanakan sidang paripurna. Hal tersebut untuk menjamin kesehatan para wakil rakyat.

Ketua DPRD Pamekasan Fathor Rohman mengatakan, hal tersebut secara disiplin dilakukan agar seluruh anggota dewan terhindar dari kegiatan penyekatan di setiap perbatasan saat hendak melakukan kunjungan kerja dan perjalanan dinas.

Bacaan Lainnya

“Takutnya nanti di tengah jalan kami dilakukan penyekatan oleh aparat, maka kita di sini sudah mempersiapkan terlebih dahulu,” ujarnya.

“Ini setiap kami akan melakukan kegiatan kedinasan. Besok akan ada rapat paripurna, makanya kita swab semua anggota hari ini,” ungkapnya, Senin (8/6/2021).

Mantan Kepala Desa Poto’an Daya itu mengungkapkan, setelah seluruh anggota dewan dan pegawai di sekretariat DPRD Pamekasan dites swab antigen,  belum ditemukan satupun yang  terinfeksi Covid-19.

“Ini setiap kami akan melakukan kegiatan kedinasan. Besok (hari ini) akan ada rapat paripurna, makanya kita swab semua anggota hari ini,” ungkap Fathor.

Menurutnya hasil tes yang keluar tanpa rekayasa. Bahkan, ia  meminta seluruh tim medis yang melakukan tes swab antigen untuk tidak merekayasa hasil pemeriksaan. Sebab, pihaknya telah sepakat, bahwa bagi yang terinfeksi, akan dikarantina selama 14 hari.

“Ini kan demi kesehatan bersama. Saya minta ke tim medis untuk tidak dilakukan rekayasa,” tegas politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu.

Salah satu petugas tes swab antigen dari Puskesmas Waru dr. Erfina Eka Fitri menuturkan, dari 35 anggota dewan yang diperiksa tidak satu pun yang terkonfirmasi terinfeksi Covid-19. Sementara bagi anggota dewan yang belum diperiksa akan dilakukan pemeriksaan swab antigen hari ini saat hendak melaksanakan rapat paripurna.

“Sementara hasilnya negatif semua,” ungkap dr. Erfina. (ali/maf)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *