Dua RSUD Siap Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19

  • Whatsapp
Direktur RSUD Waru dr. Hendarto sedang memeriksa kesiapan sarana pendukung ruang isolasi rumah sakit. (Foto: Ali Wafa)

KABAR PAMEKASAN | Lonjakan kasus Covid-19 secara tiba-tiba di Bangkalan menjadi pelajaran berharga bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan. Terlebih dalam hal penanganannya. Pemkab nampaknya mulai lebih gencar melakukan persiapan untuk menangani wabah tersebut.

Dua rumah sakit umum daerah (RSUD) di Pamekasan telah memastikan kesiapannya jika terjadi lonjakan kasus Covid-19 secara tiba-tiba. Semisal, RSUD dr. Slamet Martodirdjo (Smart) Pamekasan yang kini menyiagakan 18 tenaga kesehatan (nakes). Jumlah tersebut terdiri dari 4 dokter dan 14 perawat.

Bacaan Lainnya

Selain itu, tiga ruang isolasi dan 35 bed telah disiapkan. Sementara hingga saat ini, pihaknya masih merawat enam orang pasien terinfeksi Covid-19. Sehingga masih tersisa 29 bed yang kosong. Tidak hanya itu, alat pelindung diri (APD) dan sejumlah obat-obatan sudah disiapkan.

“Kemarin kita punya tiga ruang isolasi, ditutup dulu yang dua. Semisal nanti ada lonjakan, kita sudah siap, sudah antisipasi. Tinggal digerakkan. Ibarat perang, tinggal ditambah pasukannya,” terang Ketua Satgas Penanganan Covid-19 RSUD Smart Pamekasan, dr. Syaiful Hidayat.

Begitupun RSUD Waru, sejumlah sarana pendukung telah disiapkan. 9 perawat khusus ruang isolasi juga telah disiagakan. Sebanyak 10 ruang isolasi berikut 10 bed juga telah disiapkan. Kesiagaan RSUD Waru juga dibuktikan dengan alat-alat kesehatan (alkes) berupa APD dan semacamnya. 29 tabung oksigen juga telah disiagakan.

“Kami sudah mempersiapkan diri. Karena sekarang isu Covid-19 sedang trending lagi,” ucap Direktur RSUD Waru dr. Hendarto. (ali/maf)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *