Jadi Ketua Kadin, Harisandi Siap Dampingi Pengusaha Baru

  • Whatsapp
Terpilih sebagai ketua Kadin Pamekasan, Harisandi Savari ingin lahirkan pengusaha baru. (Foto: Ist)

KABAR PAMEKASAN | Setelah terpilih sebagai ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Pamekasan periode 2021-2026, Harisandi Savari langsung menggelorakan semangatnya untuk memberi kontribusi yang lebih untuk kemajuan Kadin Pamekasan.

Bahkan Harisandi berkomitmen mengorbitkan para pengusaha baru dengan disinergikan dengan semua elemen masyarakat. Pada Musyawarah Kabupaten (Mukab) Kadin Pamekasan ke-7, Harisandi Savari terpilih secara aklamasi.

Bacaan Lainnya

Setelah dinyatakan terpilih, Harisandi mengatakan, keputusannya mencalonkan diri didasari adanya keluh kesah dari pengusaha pemula yang ingin kelancaran usahanya bisa terakomodasi, utamanya dalam mensinergikan berbagai komitmen bersama tentang kemajuan usaha dengan pemerintah.

“Kadin di sini hadir untuk menjembatani berbagai kepentingan pengusaha dengan pemerintah, artinya bisa sebagai wadah antara pengusaha dengan pemerintah,” paparnya, Kamis (10/7/2021).

Dalam menciptakan pengusaha baru itu, owner Charis Jaya Group (CJG) itu mengakui pentingnya kolaborasi antara pengusaha dengan pemerintah. Karena terciptanya pengusaha baru dapat mengurai berbagai masalah sosial.

“Dengan harapan muncul pengusaha-pengusaha baru yang ada di Pamekasan, khususnya pengusaha muda,” ulasnya.

Dalam memimpin Kadin Pamekasan, alumni Universitas Brawijaya tersebut mencanangkan program khusus yang disesuaikan dengan kesepakatan antara pengurus. Namun secara umum, program yang dibuat untuk tujuan untuk mensejahterakan masyarakat.

“Peran serta Kadin sendiri bagaimana bisa mengayomi mereka, meski dengan bantuan seratus atau dua ratus ribu rupiah, asal pengusaha ini tumbuh, kami akan lakukan, apalagi nantinya ada berbagai terobosan yang akan dikerjasamakan dengan semua pihak,” ulas pria yang pernah berkarir sebagai jurnalis ini.

Ditegaskan pula, terpilihnya dia sebagai ketua Kadin Pamekasan, tetap membutuhkan sumbangan ide, kerja sama dan komitmen bersama untuk bisa menelurkan berbagai keinginan besar pengusaha.

Diakuinya, pengusaha hari ini dihadapkan dengan situasi yang kurang menentu.  Dengan adanya Covid-19, tentunya perlu adanya inovasi yang lebih produktif, supaya bisa tetap eksis dalam rangka melanjutkan usaha yang ditekuni.

“Kondisi sekarang jika membebankan semuanya kepada pemerintah, rasanya tidak mungkin, hal yang perlu dilakukan bagaimana mengembangkan jati diri menjadi pengusaha harus dilakukan,” pungkas sosok yang biasa disapa Haris tersebut. (rul/waw) 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *