Kenalkan Nilai Perjuangan, Disdikbud Usung Program Kunjungan ke Museum Mandilaras

  • Whatsapp
Disdikbud Pamekasan membuka Museum Mandilaras sebagai pembelajaran di luar ruangan. (Foto: Khoyrul Umam Syarif)

KABAR PAMEKASAN | Dinas Pendidikan (Disdikbud) memiliki cara tersendiri untuk meningkatkan minat belajar siswa di tengah pandemi. Salah satunya dengan menyelenggarakan program sekolah kunjungan ke Museum Mandilaras yang melibatkan para siswa di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Tujuannya untuk memperkenalkan siswa terkait nilai-nilai perjuangan di masa lalu.

Menurut Kepala Disdikbud Pamekasan Akhmad Zaini, atas dasar mengenalkan para siswa terhadap pembelajaran di luar sekolah, dibuatlah surat edaran kepada semua jenjang pendidikan yang ada di bawah pengawasannya.

Bacaan Lainnya

“Agar mereka mengenang perjuangan orang-orang di masa lalu, yang bisa dijadikan sebagai pelajaran hidup mereka. Sehingga mereka bisa bersyukur, bahwa saat ini sudah mengalami perkembangan lebih banyak, kalau dulu pakai timba untuk mandi, sekarang sudah pakai Sanyo,” paparnya, Selasa (15/6/2021).

Mantan Kepala Bagian Kesra (Kabag Kesra ) menegaskan bahwa Museum Mandilaras yang berada di area Monumen Arek Lancor dibuka setiap hari. mulai jam 07.00-13.00 WIB, karenanya bagi sekolah yang berniat untuk melaksanakan studi di museum tersebut, harus dikoordinasikan dengannya, untuk bisa diatur dan tetap bisa mematuhi protokol kesehatan (protkes) Covid-19.

“Program tersebut tetap menjunjung tinggi penerapan protkes  Covid-19,” ujarnya.

Dia berharap, adanya belajar secara outdoor bisa merefresh berbagai pengetahuan siswa mengenai lingkungan, sehingga tidak hanya terpaku pada pembelajaran di dalam kelas.

“Kunjungan ke museum itu bagian dari belajar di luar ruangan, belajar sambil rekreasi, mohon dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” tukasnya, (rul/maf)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *