Demi Lestarikan Budaya, Pria Ini Ciptakan 4 Tarian Khas Pamekasan

  • Whatsapp
R Soni Budiharto mengajak generasi muda untuk melestarikan seni budaya Pamekasan. (Foto: Ist)

KABAR PAMEKASAN | Tidak semua orang memiliki minat dan ketertarikan untuk melestarikan budaya lokal. Seperti halnya yang dilakukan oleh R. Soni Budiharto, yang sejak tahun 1981 menggeluti kesenian dan budaya khas Pamekasan. Bahkan, ia mengaku sangat mencintai seni dan budaya sejak SMP. Wajar kiranya, jika pria kelahiran 26 Februari 1962 tersebut mampu menciptakan empat tarian khas Pamekasan.

Ia sendiri mengaku, aktivitasnya tersebut bertujuan untuk meneruskan jejak pendahulunya. Selain itu, agar budaya lokal khas Pamekasan tidak punah.

Bacaan Lainnya

“Motivasi saya karena adanya panggilan jiwa, sejak dari masa sekolah, saya senang akan seni, saya berangkatnya dari dari seni musik, seni tari ini diperoleh dari pendidikan formal,” paparnya, Kamis (17/6/2021).

Pria asal Desa Tlango Kecamatan Proppo itu merinci 5 hasil karya seni tari yang sudah familiar; yaitu: Tari Songsong Senom, Tari Sekar Jagad, Tari Angkes Topong dan Tari Pesapean. Ia sendiri masih berupaya agar karyanya diakui sebagai Hak Kekayaan Intelektual  (HAKI), sehingga bisa diakui secara legal.

“Karya saya itu sebagai hadiah kepada anak-anak cucu saya, artinya mewariskan yang terbaik,” urainya.

Ia mengajak kawula muda agar melestarikan seni dan budaya lokal. Sebab menurutnya, hal tersebut merupakan identitas kita.

“Mari secara bersama-sama dan secara estafet, dari generasi sekarang, untuk bisa menyenangi,  khususnya seni budaya Madura,” tukasnya. (rul/maf)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *