Belum Ada Desa yang Lakukan Proses Pencairan DD Tahap II

  • Whatsapp
Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pamekasan mencatat total anggaran DD tahun 2021 Rp203,9 miliar. (Foto: Khoyrul Umam Syarif)

PAMEKASAN -Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pamekasan mencatat, proses pencairan dana desa (DD) tahap II sebanyak 40 persen dari 178 desa belum diproses. Sebab, untuk pencairan tahap II harus menuntaskan laporan kegiatan DD tahap I.

Kendati demikian, tersisa satu desa yang belum melakukan pencairan pada tahap I, yakni Desa Lesong Dejeh, karena anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes) yang belum selesai.

Bacaan Lainnya

Menurut Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan dan Pengelolaan Keuangan Desa DPMD Pamekasan Farid Rahman, DD tahap II yang belum diproses dikarenakan laporan kegiatan pada tahap I yang menjadi salah satu persyaratan pencairan  belum tuntas,

“DD totalnya Rp203,9 miliar untuk 178 desa, pemerolehan dari masing-masing desa tidak sama,”paparnya, Senin (21/6/2021).

Ia mengungkapkan, desa yang memperoleh DD paling banyak yaitu Desa Bujur Timur sebesar Rp2,4 miliar, sedangkan yang paling sedikit mendapatkan DD yaitu Desa Artodung Larangan dengan jumlah Rp700 juta.

“Dasar pemberian DD, berdasar alokasi dasar dari jumlah penduduk, alokasi kinerja mengenai pengelolaan keuangan, dan alokasi formula yang merujuk pada luas wilayah dari setiap desa,” urainya.

Ditambahkannya, dari DD tahap I masih tersisa Desa lesong Dejeh Batumarmar Pamekasan, yang sampai saat ini masih belum  menyelesaikan penetapan APBDesnya.

“Kami tetap memfasilitasi desa, tetap mendampingi untuk percepatan penyaluran DD, kami tetap libatkan kecamatan,” tukasnya. (rul/maf)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *