Rektor Kosim: Tol Trans Madura Simpan Kepentingan Lebih Besar

  • Whatsapp
Rektor IAIN Pamekasan, Mohammad Kosim. (Foto: Dokumen KM)

KABAR PAMEKASAN | Rencana pembangunan jalan tol Trans Madura yang akan melewati wilayah pantai utara (pantura) Madura, dikhawatirkan akan menimbulkan konflik lahan.

Menurut Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura, Mohammad Kosim,  proyek tol sepanjang 150 kilometer itu rentan timbulkan lahan, jika diurus dengan pendekatan persuasif kepada masyarakat.

Bacaan Lainnya

Sejatinya Kosim menyambut positif rencana yang diajukan oleh Dewan Pembangunan Madura (DPM) ke presiden RI itu. Sebab akan sangat berdampak pada perkembangan berbagai sektor di seantero Madura.

“Menurut saya, masyarakat Madura harus mendukung, karena ini untuk kepentingan yang lebih besar, untuk kemajuan masyarakat Madura,” tuturnya, Selasa (22/6/2021).

Meski demikian, pada pembangunan tol di suatu wilayah, dinilai akan terjadi berbagai konflik lahan, dimungkinkan juga pada pembangunan tol Trans Madura, karenanya perlu adanya langkah yang tepat guna bisa meminimalisir terjadi konflik agraria.

“Sepanjang untuk kepentingan yang lebih besar, menurut saya masyarakat harus merelakan tanah mereka, toh biasanya tidak murah, selama ini yang saya dengar, tanah-tanah yang dilalui jalan tol itu (harganya, red) tinggi, malah banyak di wilayah tertentu menjadi orang kaya baru,” ungkap Kosim.

Senada dengan hal itu, Rektor Institut Agama Islam (IAI) Al Khairat Pamekasan Abdul Muin mendukung penuh terhadap rencana pembangunan tol pertama di Madura itu, sebab akan menopang kemajuan akses pendidikan yang terbuka persaingannya, selain akan juga berimplikasi erhadap geliat kemajuan ekonomi kepada empat kabupaten di Madura.

“Proses perkembangan percepatan perubahan dalam bidang Pendidikan akan berdampak, bagaimanapun persaingan perguruan tinggi akan semakin ketat kalau begitu, jadi proses transformasi pendidikan jauh lebih bagus, sementara siswa akan lebih leluasa memilih perguruan tinggi yang lebih bermutu,” ucap Muin. (rul/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *