Kasus Narkoba Kian Marak, Pemerintah Diminta Segera Bentuk BNK

  • Whatsapp
Wakil Ketua DPRD Pamekasan meminta pemkab segera membentuk BNK Pamekasan. (Foto: Khoyrul Umam Syarif)

KABAR PAMEKASAN | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan segera membentuk Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Pamekasan. Hal tersebut mengingat peredaran narkoba semakin tidak terbendung. Di tahun ini saja, tercatat 44 kasus penyalahgunaan narkoba.

Menurut  Wakil Ketua DPRD Pamekasan Syafiuddin, bahaya laten narkoba yaitu bisa cepat merusak  moral generasi muda Pamekasan. Menurutnya, untuk menangkalnya, perlu langkah nyata pemkab dengan segera membentuk BNK Pamekasan. Harapannya mampu memaksimalkan berbagai tindakan preventif sesuai dengan domain tugasnya.

Bacaan Lainnya

“Beberapa bulan yang lalu, kami sudah berkoordinasi melalui Komisi I, sudah sempat konsultasi ke pemerintah provinsi, kami kira pembentukan BNK ini menjadi yang krusial, wajib untuk segera dibentuk, dalam rangka menyelamatkan generasi muda,” paparnya, Minggu (27/6/2021).

Lebih lanjut, Ketua Pengurus Cabang (PC) Ansor Pamekasan menguraikan, persoalan narkoba menjadi tanggung jawab seluruh komponen masyarakat; mulai dari pemerintah maupun masyarakat sipil.

“Harus membangun kerja-kerja strategis bagaimana menanggulangi penyebaran narkoba,” ulasnya.

Ia menargetkan, pembentukan BNK di Bumi Ratu Pamellingan ini bisa terselesaikan  pada tahun 2021. Sehingga, perlu disiapkan berbagai administrasi untuk pembentukannya.

“Jangan sampai di masa pandemi ini dijadikan sebagai momentum untuk menyebarluaskan narkoba, sebagai pelarian dari kejumudan menghadapi pandemi, saya berharap besar kepada semua pihak untuk sama-sama bekerja,” ujarnya.

Ia juga berharap kepada tokoh masyarakat untuk berperan aktif  mensosialisasikan bahaya penyalahgunaan narkoba. (rul/maf)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *