Lurah Patemon Dorong Warganya Kembangkan Kreativitas hingga Bernilai Ekonomis

  • Whatsapp
Lurah Patemon, Akhmad Jonnaidi. (Foto: Ist)

Dua kali menerima amanah sebagai lurah di Kelurahan Kolpajung, pria bernama lengkap Akhmad Jonnaidi ini telah meraih sejumlah pencapaian untuk Kelurahan Patemon.

KABAR PAMEKASAN | ALI WAFA

Bacaan Lainnya

Pria yang lahir di Pamekasan pada 14 Desember 1976 itu merupakan alumnus Fakultas Hukum Universitas Merdeka (Unmer) Surabaya pada tahun 2005. Menjabat lurah di Kelurahan Patemon sejak 2015 lalu. Berkat sejumlah pencapaiannya, dia dipercaya memimpin Kelurahan Patemon untuk yang kedua kalinya.

Berkat kreativitasnya, bapak dua anak itu mampu mendorong warga Kelurahan Patemon memiliki pribadi yang kreatif. Buktinya, Kelurahan Patemon mendapat penghargaan Kelurahan Bersih dan Asri (Berseri) dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) karena mampu membersihkan Kelurahan Patemon dari sampah.

Bahkan tidak hanya itu, warganya berhasil menyulap sampah plastik menjadi sebuah kerajinan bernilai ekonomis. Selain itu, di bawah kepemimpinannya pula, Kelurahan Patemon mendapat penghargaan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan sebagai kelurahan yang melunasi pajak bumi dan bangunan (PBB) tercepat.

“Pencapaian itu diraih berkat berkat gotong royong seluruh warga Patemon,” ungkapnya.

Memimpin kelurahan dengan populasi penduduk mencapai 4.200 jiwa lebih bukanlah pekerjaan mudah. Pria yang karib dipanggil Jonnaidi ini juga memiliki gagasan dalam membangun kelurahannya. Sejumlah potensi lokal mulai dibidik untuk dikembangkan. Mulai dari kekayaan kuliner hingga potensi lainnya mulai dikembangkan, termasuk ternak ikan lele.

Salah satu potensi lokal andalan Kelurahan Patemon dalam hal kuliner yaitu Keripik Talas. Keripik tersebut dapat dikatakan jarang ditemukan di daerah lain. Namun, kekayaan potensi yang dimiliki warga Patemon yaitu dapat menyajikan Kripik Talas dengan sajian cita rasa yang khas. Selain itu, dalam hal bisnis katering, warga Patemon juga bisa dikatakan cukup ahli.

Tidak jarang, setiap ada kegiatan kedinasan maupun hajatan, katering milik warga Patemon kerap menjadi rujukan. Menurutnya, bisnis katering itu merupakan salah satu potensi yang diinginkan Bupati Pamekasan Baddrut Tamam untuk terus dikembangkan.

“Banyak potensi yang bisa dikembangkan. Warga di sini cukup produktif,” ujarnya. (maf)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *