Selama Tiga Bulan, Disnakertrans Pulangkan 1.079 PMI

  • Whatsapp
Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Pamekasan tiba di kampung halaman. (Foto: Zubaidi)

KABAR PAMEKASAN | Pemerintah Kabupaten  (Pemkab) Pamekasan selama tiga bulan ini telah memulangkan ribuan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Pamekasan.

Kepala Bidang (Kabid) Penempatan Perluasan Kesempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Pamekasan Ali Syahbana mengatakan, selama tiga bulan terakhir dari bulan April hingga Juni 2021 pemkab telah memulangkan 1.079 PMI dari berbagai negara.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, proses pemulangan PMI tersebut dilakukan secara bertahap. Sesuai dengan PMI yang telah terdata di Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BPPMI) Surabaya.

“Sebelum rombongan dipulangkan ke sini, mereka terlebih dahulu diswab antigen di sana. Jika hasilnya negatif Covid-19, langsung kami jemput. Tapi, jika positif mereka dikarantina dulu di sana selama 15 hari,” terangnya, Minggu (18/7/2021).

Ia menambahkan, meski PMI yang dijemput dinyatakan negatif, setibanya di Bumi Gerbang Salam, para PMI tersebut diswab antigen dan dikarantina selama tiga sampai lima hari.

Lebih lanjut ia juga mengungkapkan, jika proses karantina selesai dan hasil pemeriksaan dinyatakan negatif PMI, tersebut akan diantarkan ke kampung halamannya masing-masing. Namun, tetap secara protokol kesehatan yang ketat.

“Hal ini untuk memastikan bahwa mereka tetap aman. Dan tidak membawa virus,” tambahnya.

Ia melanjutkan, tempat isolasi mandiri (isoman) bagi PMI laki-laki awalnya berada di gedung Islamic Center Pamekasan. Sedangkan untuk perempuan berada di Asri Homestay. Namun, karena saat ini kasus Covid-19 meningkat, gedung Islamic Center dialihfungsikan untuk penanganan pasien Covid-19.

“kita anjurkan PMI yang datang ini melakukan isoman di rumahnya masing-masing. Jika nanti mereka mengalami gejala seperti Covid-19, kami minta mereka untuk memeriksa  ke puskesmas terdekat,” pungkasnya. (bai/maf)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *