20 Pasangan Ngotot Ajukan Dispensasi Nikah

  • Whatsapp
Meskipun dilanda wabah Covid-19, sejumlah masyarakat tetap mendatangani Pengadilan Agama Pamekasan. (Foto: Zubaidi)

KABAR PAMEKASAN | Selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat, permohonan dispensasi nikah di Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Pamekasan dari pasangan nikah yang belum mencapai usia pernikahan, terbilang tinggi.

Hal itu dibuktikan dengan masih banyaknya anak muda yang mengajukan dispensasi umur untuk menikah di PA Kabupaten Pamekasan.

Bacaan Lainnya

Panitera Muda Hukum (Panmud) Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Pamekasan Heri Kushendar mengatakan, selama PPKM Darurat diberlakukan, sudah ada 20 pasangan yang membuat dispensasi nikah. Hal ini dibuktikan dengan adanya 20 pendaftar yang mengajukan dispensasi umur semenjak tanggal 3 hingga 20 Juli 2021.

“Hingga saat ini, sudah ada 20 muda mudi yang membuat dispensasi nikah ke PA Pamekasan,” terangnya, Kamis (22/7/2021).

Pihaknya melanjutkan, PA Pamekasan menerima perkara dispensasi umur yang diajukan selama PPKM berlangsung. Pengajuan dispensasi umur bagi calon pengantin yang belum mencukupi umur memang bisa dilakukan di PA Pamekasan.

Namun selama PPKM Darurat Jawa dan Bali, pemerintah melarang pernikahan, dikhawatirkan menimbulkan kerumunan. Sehingga, pihaknya sangat menyayangkan dengan masih banyaknya muda mudi yang membuat dispensasi nikah.

“Saya heran mengapa masyarakat ini masih ngotot menikahkan putra-putrinya di usia muda,” tambahnya

Dirinya melanjutkan, sesuai UU Nomor 16 Tahun 2019 tentang perkawinan untuk batas usia nikah baik laki-laki dan perempuan minimal usia 19 tahun. Sehingga. ia menganjurkan kepada semua orang tua untuk menunda terlebih dahulu pernikahan putra-putrinya tersebut.

Heri menambahkan, ada beberapa kemungkinan masyarakat mengajukan dispensasi umur meski sedang PPKM. Salah satunya yaitu bulan Dzulhijjah dipercaya sebagai salah satu bulan yang bagus untuk melangsungkan pernikahan. Bagi sebagian masyarakat Madura memang masih mempercayai hal tersebut.

”Ini mungkin karena bulan ini bulan bagus untuk menikah, sehingga banyak pasangan yang menikah,” tuturnya. (bai/nam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *