Pemkab Siapkan DBHCHT Rp839 Juta untuk Pelatihan Produksi Rokok

  • Whatsapp
Seluruh peserta pelatihan yang lulus pelatihan akan direkrut pabrik rokok. (Foto: Ist)

KABAR PAMEKASAN | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan mengalokasikan sebagian dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) pada bidang kesejahteraan masyarakat. Dana tersebut digunakan untuk program pembinaan lingkungan sosial berupa pelatihan keterampilan kerja buruh pabrik rokok.

Besaran anggaran yang disiapkan untuk kegiatan tersebut yaitu Rp839 juta dari DBHCHT tahun anggaran 2021 yang totalnya mencapai Rp64,5 miliar. Kegiatan itu ditangani oleh Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan (DPMPT Naker) Pamekasan.

Bacaan Lainnya

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPMPTSP Naker Pamekasan Supriyanto mengungkapkan, dengan alokasi DBHCHT itu, pihaknya akan bekerja sama dengan empat pabrik rokok lokal di Pamekasan sekaligus akan menyewa peralatan pabrik untuk fasilitas pelatihan.

Pihaknya menugaskan fasilitator pelatihan wirausaha baru yang berada di masing-masing kecamatan untuk melakukan rekrutmen untuk warga sekitar pabrik. 220 orang peserta akan dilatih dan akan mendapat fasilitas makanan selama pelatihan berlangsung.

Peserta yang mengikuti pelatihan hingga selesai dan dinyatakan lulus, akan mendapatkan sertifikat keterampilan kerja (SKTK), sebagai tanda bukti pengakuan kompetensi seorang tenaga kerja di bidang produksi rokok.

Dengan sertifikat tersebut, peserta akan lebih mudah diterima di pabrik karena telah diakui kompetensinya. Selain itu, setiap peserta yang dinyatakan lulus juga akan mendapatkan uang transportasi sebesar Rp350 ribu. Hal itu telah diatur di peraturan bupati (perbup) Pamekasan.

Tidak hanya itu, masing-masing peserta yang lulus juga akan mendapatkan fasilitas pinjaman lunak dari koperasi, minimal sebesar Rp5 juta. Setelah itu, mereka akan didistribusikan untuk bekerja di pabrik rokok setempat. Sebab, sejumlah pabrik masih kekurangan tenaga kerja.

“Jadi, selain pabrik memberikan pelatihan, mereka sendiri nanti yang akan menyerap tenaga kerja,” ungkap Kepala Seksi (Kasi) Penagihan DPMPTSP Naker Pamekasan Kadarisman. (ali/maf/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *