Percepat Serapan Anggaran, Pemkab Gandeng Kejari

  • Whatsapp
Bupati Pamekasan bersama-sama dengan Kajari Pamekasan melaksanakan penandatangan MOU pengawalan pemerintahan bersih dari korupsi di Pringgitan Dalam Pendopo Ronggosukowati Pamekasan pada Kamis, (22/7/2021) (Foto: Khoyrul Umam Syarif)

KABAR PAMEKASAN | Bupati Pamekasan bersama-sama dengan jajaran Operasi Perangkat Daerah (OPD) Pamekasan memantapkan diri untuk bersih dari kasus hukum, utamanya pidana korupsi dengan mendapatkan pendampingan dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Pamekasan.

Komitmen antara Pemerintah Pamekasan dengan Kejari  Pamekasan dituangkan dalam kesepakatan bersama atau Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani secara bersama-sama di Pringgitan Dalam Pendopo Ronggosukowati, pada Kamis, (22/7/2021).

Bacaan Lainnya

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam  menandaskan, penandatanganan MOU tersebut sebagai komitmen dari Pemkab Pamekasan dan Kejari setempat dalam membangun pemerintahan yang bersih di lingkungan Bumi Gerbang Salam.

“Ini komitmen kita semua dalam membangun pemerintahan yang bersih,” terang Baddrut Tamam.

Pria yang akrab disapa Mas Tamam itu menjelaskan, MOU tersebut agar semua kegiatan yang dilakukan oleh Pemkab Pamekasan dan seluruh OPD setempat didampingi oleh Kejari Pamekasan. Sehingga nantinya tidak ada kegiatan yang menyalahi prosedur dan melanggar hukum.

Pendampingan tersebut, dilakukan secara online melalui aplikasi yang dibuat oleh kejari Pamekasan, berupa aplikasi elektronik legal standing atau pendampingan secara legal.

“Semua kegiatan kita nanti dipantau melalui aplikasi tersebut. Jadi kita tidak bisa berbuat sesuatu yang melanggar hukum,” tambahnya.

Bupati termuda sepanjang sejarah Pamekasan itu berharap, adanya MOU tersebut bisa mewujudkan pemerintahan yang bersih dan seluruh stakeholder bisa bekerja lebih cepat lagi untuk percepatan pembangunan di tengah-tengah perlambatan ekonomi karena wabah Covid-19.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pamekasan, Mukhlis, mengatakan, adanya MOU tersebut untuk mendorong percepatan penyerapan anggaran, serta memberikan keyakinan kepada semua OPD untuk melaksanakan kegiatan secara baik dan benar.

“Mudah-mudahan dengan adanya kerjasama ini menjadi stimulus bergeraknya sektor riil ekonomi di masyarakat,” harapnya. (bai/bri/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *