Mengenal Veronita, Sosok Polwan Inspiratif

  • Whatsapp

Tak Hilangkan Kodrat Perempuan di Tengah Pengabdian

Menjadi perempuan mandiri dan sukses dalam berkarir merupakan impian para kaum hawa. Apalagi berkarir sebagai seorang aparat penegak hukum atau polisi wanita (polwan). Selain menjadi profesi yang menampilkan ketegasan, berkarir sebagai polwan juga menampakkan kemandirian seorang perempuan.

Pamekasan, Diah Ayu Putri Lestari

Veronita, begitu polwan kelahiran 26 tahun silam ini dikenal di institusi polri, tepatnya saat dirinya menduduki jabatan Badan Intelijen Kepolisian Keamanan Intelkam (Baintelkam) Kepolisian Sektor (Polres) Jetis, Ponorogo, Jawa Timur.

Perempuan asal Ponorogo Jawa Timur yang sempat dua jabatan penting di institusi Polri ini, menjadi salah satu cerminan perempuan mandiri di negeri ini.

Saat ini, perempuan yang mengaku memantapkan cita-cita menjadi polwan sedari kecil ini, tengah menjabat sebagai Pembina Kemanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) di Polsek Wonokerto.

Istri dari pemain sepakbola Madura United Fachrudin W Aryanto ini mengungkapkan, tekad untuk mewujudkan cita-cita menjadi polwan semakin kuat saat dirinya melihat polwan yang sedang berpatroli di depan sekolah menengah pertama (SMP) tempat dia menimba ilmu.

“Ya karena menurut saya, selain pekerjaan mulia, jadi polwan itu gagah juga cantik dilihat,” ucapnya kepada Kabar Madura sehari sebelum Hari Polwan Nasional yang diperingati setiap 1 September.

Wanita yang tengah menginjak usia 26 tahun ini juga mengungkapkan bahwa dia pernah ditugaskan di luar pulau Jawa, tepatnya di Sulawesi Utara yang membuatnya harus berpisah dengan keluarga.

Selama tiga tahun bertugas di Sulawesi Utara, dirinya harus rela meninggalkan satu anak yang merupakan buah hatinya bersama Fachrudin. Untungnya, polwan kelahiran tahun 1995 ini kembali ditugaskan di tanah kelahirannya, yaitu Ponorogo.

Pengalaman tersebut menjadi kisah yang tak terlupakan, dia selalu meluangkan waktunya untuk keluarga. Termasuk saat sang suami menjalankan profesinya sebagai pesepakbola, Veronita memiliki ide sendiri agar tetap meluangkan waktunya bersama keluarga.

“Jadi kalau suami lagi libur, biasa saya usahain untuk bisa bersama keluarga, karena saya juga ingin pola asuh anak juga diemban sama suami. Alhamdulillah, selama ini tidak mengganggu untuk jadwal bersama keluarga walaupun hanya sehari atau dua hari” pungkasnya. (*/pin)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *