Berita

Awalnya, rencana normalisasi sungai akan dilakukan pada dua sungai, yaitu Sungai Kelowang dan Sungai Lembung Bunter. Dua sungai tersebut merupakan kewenangan pemkab. Namun, karena sedimentasi Sungai Semajid sangat tinggi, berpotensi menyebabkan banjir.

Berita

Sebab menurutnya, jika hanya dengan modal dasar Rp1 miliar perusahaan akan sulit berkembang. Terbukti, di tahun-tahun sebelumnya PDAM membutuhkan penyertaan modal dasar baik dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan maupun dari pemerintah pusat untuk mengembangkan perusahaan.

Berita

Hingga saat ini, baru ada 11.583 bidang tanah yang telah memasuki proses finalisasi dan akan segera diterbitkan sertifikatnya. Selain itu, pihaknya juga memiliki target kegiatan pengukuran sebanyak 23.000 bidang tanah di tahun 2021. Namun, belum ada satupun sertifikat tanah yang diserahkan kepada pemohon.

Berita

Lebih rinci, untuk bulan ke-1 dan 3, ada 1 desa yang tidak mencairkan BLT-DD, yaitu Desa Lesong Dejah karena terkendala anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes) yang belum ditetapkan. Sedangkan bulan ke-4, tersisa 40 desa yang belum mencairkan, dan pada bulan ke-5, 10 desa yang mengajukan pencairan.

Berita

Sementara itu, Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan Ismail menilai, pembangunan di Pamekasan terbilang sangat terlambat dibandingkan kabupaten lain di Madura. Sebab, hingga memasuki triwulan kedua, belum ada satupun kegiatan pembangunan dilaksanakan.

Tidak Ada Pos Lagi.

Tidak ada laman yang di load.